Backpacker ke Pacitan (Pantai Teleng Ria, Pantai Buyutan , Pantai Klayar) #DAY 2

Lanjutan dari cerita Backpacker ke pacitan,

Pagi hari kami bangun, dan boommm, cuacanya lagi mager, dari subuh Kota Pacitan sedang di guyur hujan, alhasil kami kembali selimutan didalam kamar, rencana mau ke pantai Teleng Ria di tunda dulu beberapa saat, hingga sekitar pukul 08.00 pagi hujan sedikit mereda, tak mau menyia-nyiakan kesempatan kamipun bergegas menuju pantai.

Pantai Klayar Pacitan
Pantai Teleng Ria ini merupakan pantai yang dekat dengan Kota Pacitan, jaraknya sekitar 5km-an, jadi gak butuh waktu lama untuk bisa sampai di pantai teleng ria ini,, kuyss ah..... Di tengah perjalanan, kami mencari sarapan terlebih dahulu. Sarapan menjadi kebiasaan yang wajib semenjak hadirnya sang buah hati, kalau emak-bapaknya sih gak jadi masalah puasa seharian juga hehehehe..

Oh yah, mencari sarapan di sepanjang jalan menuju pantai teleng ria agak susah, karena cenderung sepi, makanya ketika ada tukang bubur pinggir jalan tak mau melewatkan kesempatan kami langsung saja menepi untuk membelinya hehehe.

Harga seporsi buburnya cukup murah, hanya 7k, isinya udah amburadul bikin perut kekenyangan..

Oke lanjut, perjalanan tak terasa sudah sampai pantai teleng ria, untuk tiket masuknya sendiri 10k/dewasa dan 5k/anak-anak, harga tersebut sudah termasuk dengan tiket masuk gratis ke waterboom yang lokasinya berada di depan pantai, asyikk akhirnya exi bisa berenang juga.

Kami parkirkan motor di pinggir pantai, sepertinya sih bebas mau parkir dimana juga, soalnya tidak begitu ramai di tambah area pantainya yang sangat luas..Pantai Teleng Ria ini juga memiliki garis pantai yang sangat panjang, dan ombaknya pun tidak terlalu besar, cocok untuk bermain dengan sang buah hati.

Pantai Teleng Ria

Cuaca di pantai waktu itu sangat kontras dengan waktu kami ada di kota pacitan. kalau di pantai teleng ria ini cuacanya sangat cerah dan membuat suasana hati riang gembira, anak saya pun hingga kegirangan bermain-main di pasir yang lembut dan basah. mungkin kalau di gambarkan pantai teleng ria ini mirip pantai parangtritis ataupun pangandaran.

Pantai Teleng Ria

Setelah puas bermain air, kamipun langsung pergi menuju waterboom yang lokasinya tidak jauh dari pintu masuk pantai, bayar 10k sudah termasuk berenang di waterboom juga yah gaesss, jadi udah kotor-kotoran bisa berenang sebari membersihkan badan.

Waterboom Pantai Teleng Ria

Waterboomnya sendiri cukup bagus, ada beberapa wahana permainan, seperti perosotan, ember tumpah dan permainan anak lainnya, namun untuk kondisi waterboomnya sendiri sih di sebut kotor engga, disebut bersih juga engga, tengah-tengah lah, yah masih worth it sekali sih tiket 10k udah bisa bermain di pantai dan waterboom, pokoknya keren deh buat pantai teleng ria.

Sebenernya anak kami masih belum puas berenang di waterboom tersebut (padahal berenang udah lumayan cukup lama), namun karena jam sudah menunjukan pukul 11an siang, kamipun mau tidak mau harus kembali ke penginapan untuk persiapan check-out hihihi.

Diperjalanan menuju penginapan sendiri kami berhenti sejenak di depan rumah masa kecil pak SBY (mantan presiden RI), tepatnya berada di jalan utama (gatot subroto) menuju kota, sebenernya kami sendiri tak tau kalau akan melewati rumah masa kecil pak SBY, tapi ada plang di pinggir jalan kalau rumah tersebut adalah rumah pak SBY, makanya kami berhenti sejenak untuk sekedar melihat dan mengabadikan dengan memfoto rumah tersebut hehhee...

Rumah masa kecil pak SBY


Oker, akhirnya kami sampai di penginapan waktunya beres-beres dan mandi, karena kita bakal lanjut ke pantai klayar,, yeay !! bakalan nostalgia nih !!. 

Terimakasih kota pacitan , well meet again !!

Dari kota pacitan menuju pantai klayar dibutuhkan waktu sekitar 1 jam-an, sebelumnya kami makan siang telebih dahulu di warung bakso wonogiri yang lokasinya masih berada di kota pacitan, harganya cukup terjangkau cuman 12k saja, terlebih rasanya juga enak, rekomended !! sebenernya gak banyak pilihan makan siang di kota pacitan, sepanjang jalan nyaris sepi !! padahal ini longweekend....

Makan siang di bakso sapi wonogiri



Lanjut ke perjalanan !! kalau menurut mbah google maps dari kota pacitan menuju pantai klayar ada jalan tembus dan rutenya lebih pendek, tetapi kami tidak mengikuti rute tersebut alias kami mengikuti rute jalan utama saja, karena sudah di pastikan rute atau jalan tembus tersebut jalurnya lebih extream dan jalannya lebih sempit hhehehe..

Sekitar pukul 14.00 kami tiba di pantai klayar !! tiket masuk sebesar 10k/orang !!, ketika sudah melewati tiket masuk dan turun menuju arah pantainya kami terkejut karena banyak perubahan dari pantai klayar ini, lebih modern dan sedikit lebih tertata, berbeda ketika dulu kami pertama kali kesini, jalanan masih berpasir belum di paving blok seperti sekarang.

Pantai klayar

Kalau dulu di pantai klayar ini hanya ada beberapa penginapan yang tersedia, itupun masih seperti losmen yang kebanyakan isinya pake kipas angin, namun sekarang sudah mulai bermunculan penginapan dengan design dan fasilitas modern. oh yah, kami menginap di homestay kinasih pantai klayar, rate harganya sekitar 200k, maklum lagi musim long weekend gini harganya pasti naek. Homestay kinasih ini dulunya adalah penginapan samudera, tempat dulu pertama kali juga kami menginap di pantai klayar, sungguh jauh sekali perbedaan nya.

Kinasih Homestay (foto diambil saat malam hari)

Sedikit nostalgia memang jika berkunjung ke tempat-tempat yang sebelumnya pernah di kunjungi, seolah memori yang hampir dilupakan kini menjadi terbuka kembali hanya datang ke tempat tersebut.

Cuaca di pantai klayar sendiri sangat panas gaess, walaupun kami memesan kamar yang kipas angin, tetapi di dalam kamar ada ACnya , saya coba nyalain ternyata nyala, namun AC nya tidak sedingin di hotel berbintang sih , tapi lumayan suasana kamar jadi tidak terlalu panas dan hareudang.

Pantai Klayar Pacitan

Sekitar pukul 15.00 kami melanjutkan destinasi, yaitu pantai buyutan (perdana nih), selama di pacitan kami sebisa mungkin mengunjungi tempat yang belum pernah kami kunjungi, yah walaupun ke tempat yang sudah pernah pun, tidak masalah bagi kami.

Dari pantai klayar menuju pantai buyutan membutuhkan waktu sekitar 30-40 menit, dengan melewati jalanan pegunungan yang berkelak kelok dan naik turun, keep safety gaess.

Sebelum masuk ke pantai buyutan kita melewati hamparan sawah terlebih dahulu,di tambah lagi masih banyak petani yang sedang membereskan hasil panennya, sore yang sangat indah !!

Sebelum masuk pantai buyutan

Tiket masuk ke pantai buyutan ini sebesar 5k/orang, lokasi loketnya sendiri berada tengah hamparan sawah di atas bukit, nah untuk lokasi pantainya sendiri berada di bawahnya, saran dari saya sih, kalau kendaraannya kondisinya lagi kurang fit mending parkir di atas saja, karena turunan menuju pantai buyutan ini sangat curam, yang bakalan jadi PR sih pas pulangnya,, naik bangett coyy !!

Awalnya kami parkir di atas karena tidak tau kalau ke bawah bisa membawa sepeda motor, tapi setelah di pikir-pikir bakalan jalan kaki pas baliknya, akhirnya kami menggunakan sepeda motor untuk turun sampai ke bawah pantai buyutan. pokoknya curam banget gaes, siap-siap rem di tangan teken se keras-kerasnya.. hihihihi.

Setelah sampai di pantai buyutan kami parkirkan motor, tempatnya cukup luas, dan disini terdapat warung-warung yang berjejer rapih, namun waktu itu hanya ada beberapa warung saja yang buka.

Pantai Buyutan

Secara view sih emang gokil nih pantai buyutan, cuman waktu itu kami datang ketika ombak sedang tinggi, jadi kami hanya bisa bermain pasir di pinggirannya saja sesekali kena ombak juga sih , oh yah  di pantai buyutan ini ada salah satu ikon unik yaitu sebuah batu karang yang tinggi menjulang menjadikan landscape di pantai ini begitu istimewa dan ciamik !!

Sunset on Buyutan beach

Sekitar pukul 17.00 kamipun kembali menuju pantai klayar, di tengah jalan menuju pantai klayar disebuah pasar kami membeli perbekalan makanan, seperti cemilan dan minuman, oh yah di pantai klayar sendiri minim warung-warung klongtong, malah dari jalur utama menuju area pantai nyaris kami tidak menemukan sebuah minimarket yang menjadi andalan pelancong untuk membeli perbekalan.

17.40 kami kembali tiba di pantai klayar, cuaca waktu itu mendukung untuk melihat sunset-an, kami pun berggeas menuju pantai sebelah timur karena menjadik best point sunset-an di pantai klayar

Sunset di pantai klayar

Gak tau kenapa ketika kunjungan kami kali ini, pantai yang terkenal dengan suara seruling samuderanya tidak lagi muncul,  mungkin karena perubahan kondisi alam yang mengakibatkan suara dari selah-selah karang tidak lagi terdengar,walaupun begitu pantai klayar ini mampu membuat kami ter-enyuh menikmati suasana senja kala itu .

Sunset Cantik di Pantai klayar

Ketika Senja sudah tak terlihat dan suasanya sudah mulai gelap kami bergegas kembali menuju penginapan, rencananya kami akan membeli makan malam terlebih dahulu di warung pinggir penginapan, tetapi warungnya tutup, mungkin karena pengunjung pantai klayar di malam hari cenderung sepi bahkan nyaris tidak ada !! akhirnya kami-pun ke arah barat mencari warung makan yang masih buka, untung saja masih buka, kami memesan makanan seafood seharga 20k/porsi, kami memesan 2 porsi untuk di bungkus dan di makan di penginapan.

Malam di pantai klayar tidak terlalu ramai, karena kebanyakan pengunjung lebih memilih untuk menikmati suasana pantai klayar kala siang hari, disini penginapan-pun belum terlalu banyak seperti di pantai-pantai besar yang terkenal, untuk minimarket saja di pantai klayar belum ada, hehhee..

Kami menikmati malam di depan teras sebari mendergar deburan ombak, sejenak beristirahat 

Besok kemana lagi ?? 

Ayye Arifin

We Are Crazy ^_^

No comments:

Post a Comment